25 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Organ Tubuh Dan Kecantikan Kulit Wajah Hingga Rambut

Manfaat Puasa - Ini dia daftar lengkap manfaat luar biasa puasa Ramadhan atau pun senin kamis bagi kesehatan organ tubuh dan kecantikan kulit wajah hingga rambut. Bukan hanya mendapatkan pahala, seseorang yang berpuasa juga akan mendapatkan khasiat kesehatan baik jasmani maupun rohani.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa puasa memang memiliki dampak positif bagi saluran pencernaan, jantung, pembuluh darah, hingga ginjal. Nah, agar Anda lebih termotivasi lagi dalam menjalankan ibadah puasa, ada baiknya membaca penjelasan Nuansa Pagi tentang manfaatnya bila ditinjau dari ilmu kedokteran atau medis modern.
Manfaat Puasa
Manfaat Puasa (Foto : Rizkyharis)

Daftar Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Organ Tubuh Dan Kecantikan Kulit Wajah Hingga Rambut

1. Menyehatkan Pembuluh Darah Dan Jantung
Jantung dan Pembuluh Darah
Ilustrasi Jantung dan Pembuluh Darah (Foto : Bryan Brandenburg)
Ketika berpuasa, tubuh manusia ternyata mengalami peningkatan HDL (kolesterol baik) dan penurunan LDL (kolesterol jahat). LDL inilah yang sering menenyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung. Dengan menurunnya jumlah LDL, tentu akan semakin membuat pembuluh darah dan jantung semakin sehat.

2. Menjaga Saluran Pencernaan Agar Tetap Sehat
Sistem Pencernaan Sehat
Ilustrasi anak-anak dengan Sistem Pencernaan Sehat (Foto : U.S. Department of Agriculture)
Tanpa disadari, saluran pencernaan makanan Anda selalu bekerja setiap hari. Jika diibaratkan sebuah mesin, kerja organ-organ ini nyaris tanpa henti, mengingat makan termasuk aktivitas rutin manusia setiap harinya. Dengan berpuasa, maka secara tidak langsung Anda telah mengistirahatkan sejenak alat pencernaan tersebut.

Proses istirahat ini sangatlah penting untuk mengurangi beban kerja saluran pencernaan. Tubuh Anda akan memiliki waktu cukup guna memperbaiki sel-sel saluran pencernaan (regenerasi) sehingga akan tetap terjaga kondisinya dengan baik.

Bukan hanya itu, puasa juga memberikan efek positif bagi metabolisme tubuh dan membantu mengatasi penyakit lambung fungsional (maag). Seseorang yang memiliki asam lambung berlebihan, maka kondisi lambungnya justru bisa lebih baik saat berpuasa.

3. Membuat Ginjal Menjadi Labih Sehat Dan Berfungsi Maksimal
ginjal manusia
Ilustrasi ginjal manusia (Foto : OpenStax College)
Ginjal mempunyai peranan penting sebagai penyaring semua zat berbahaya yang Anda makan dan minum. Perlu diketahui, fungsi ginjal akan maksimal kekuatan osmosis urin mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air. Nah, salah satu cara untuk mencapai tingkat osmosis tersebut adalah dengan puasa.

Selama berpuasa, konsumsi air otomatis akan berhenti sejenak hingga waktu berbuka tiba. Ternyata, pengurangan konsumsi air ini dapat meningkatkan konsentrasi urin dalam ginjal dan kekuatan osmosis urin menjadi 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air. Dengan demikian, ginjal pun menjadi sehat dan berfungsi maksimal.

Kekurangan air saat melakukan puasa juga dapat meminimalkan volume air dalam darah. Kondisi ini akan memacu kinerja mekanisme lokal pengatur pembuluh darah dan menambah prostaglandin sehingga pada akhirnya memacu fungsi dan kerja sel darah merah.

Agar ginjal semakin sehat lagi, Anda dapat memperbanyak minum air putih saat sahur dan buka puasa. Hindari minuman berwarna dan bersoda guna meringankan kerja ginjal. Selain menyehatkan ginjal, ada banyak manfaat minum air putih lainnya yang bisa diperoleh seperti mempermudah buang air besar, melancarkan sirkulasi darah, baik untuk kulit, dan sebagainya.

4. Mencegah Diabetes
Diabetes
Diabetes (Foto : Nick Youngson)
Diabetes Melitus merupakan penyakit yang biasanya ditandai dengan naiknya kadar gula dalam darah karena kekurangan hormon insulin atau pun insulinnya tidak dapat bekerja dengan baik. Kadar gula tinggi dalam darah bila tidak terkontrol lama - kelamaan akan menyebabkan kerusakan saraf dan pembuluh darah kecil di mata, ginjal, dan jantung.

Bila Anda menemukan gejala diabetes seperti sering mengantuk, mudah lelah atau haus, penurunan berat badan, dan sering buang air kecil, sebaiknya segera periksa kadar gula Anda. Untuk mencegah diebetes, Anda bisa menjalankan pola hidup sehat agar kadar gula dalam darah selalu dalam keadaan normal. Misalnya rajin olah raga, mengkonsumsi makanan bergizi, dan juga puasa.

Dengan berpuasa, Anda bisa mengontrol konsumsi gula dan makanan berlemak sehingga keseimbangan kadar gula dan kolesterol dapat kembali normal. Dilansir dari health.kompas.com, sebuah studi dilakukan pada 81 mahasiswa Universitas Teheran of Medical Sciences saat berpuasa.

Dilakukan evaluasi berat badan, indeks massa tubuh (BMI), glukosa, trigliserida (TG), kolesterol, lipoprotein densitas rendah (LDL), high density lipoprotein (HDL), dan Very Low density lipoprotein (VLDL), sebelum dan sesudah Ramadhan. Hasil studi ini menunjukkan bahwa puasa Ramadhan menyebabkan penurunan glukosa dan berat badan.

5. Menurunkan Berat Badan Dan Mengurangi Kegemukan

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa berpuasa akan berdampak pada penurunan berat badan. Puasa akan membuat usus-usus dalam tubuh lebih bersih dari sisa-sisa endapan makanan yang berpotensi menjadi lemak diperut.

Berkurangnya lemak perut dan penurunan berat badan tentu akan membuat tubuh terhindar dari kegemukan. Berpuasa juga akan memperbaiki sistem pencernaan sehingga sirkulasi makanan dan buang air besar menjadi lebih lancar.

6. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Mungkin bila dilihat secara sekilas, orang yang sedang berpuasa akan terlihat lemas. Namun, ternyata ada keajaiban / mukjizat mengagumkan dari puasa, yaitu dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Hal ini didasari pada sebuah penelitian dimana terjadi peningkatan Limfosit hingga 10 kali lipat saat orang berpuasa.

Bertambahnya jumlah limfosit tentu akan memberikan pengaruh besar pada sistem imunitas tubuh. Sel-sel tubuh akan terhindar dari berbagai serangan virus atau bakteri dari luar. Tubuh pun akhirnya tidak gampang sakit dan sehat bugar.

7. Pencegah & Penyembuh Penyakit Mental

Di dalam otak manusia terdapat suatu sistem pembersih dan penyehat otak yang diperankan oleh “neuroglial cells”. Ketika Anda berpuasa, sel-sel neuron otak yang mati atau sakit, akan dimakan oleh sel-sel neuroglial. Hal ini akan berdampak baik pada kesehatan mental Anda.

8. Penawar Sakit Sendi/Encok

Jika Anda melakukan puasa secara rutin dan teratur, maka sel penetral alami dalam tubuh akan meningkat sehingga sakit encok Anda lambat laun akan sembuh. Sebuah penelitian menunjukkan adanya korelasi antara meningkatnya kemampuan sel penetral (pembasmi bakteri) dengan membaiknya radang sendi penyebab encok.

9. Membentuk Psikologi Yang Tenang Untuk Mencegah Penyakit Kronis

Bukan hanya menahan lapar dan haus, puasa juga mengharuskan Anda menahan amarah. Hal ini membuat keadaan psikologis Anda menjadi lebih tenang dan secara ilmiah akan menurunkan kadar adrenalin dalam tubuh.

Minimnya jumlah adrenalin akan memberikan efek baik pada tubuh Anda seperti mencegah pembentukan kolesterol dan kontraksi empedu yang lebih baik sehingga dapat mengurangi resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak.

10. Membuat Pola Pikir Lebih Tajam & Kreatif
Ilustrasi otak manusia
Ilustrasi otak manusia (Foto : Brittany.lee2)
Puasa akan membuat pikiran Anda menjadi lebih tenang dan juga melambat. Menurut penelitian, pikiran yang melambat ini justru membuat otak bekerja lebih tajam. Jika ditinjau dari segi insting, rasa lapar termasuk masalah kelanjutan hidup sehingga rasa lapar bisa memaksa Anda untuk berpikiran lebih tajam dan kreatif.

Hal tersebut dibuktikan dengan suatu studi kasus pada sekelompok mahasiswa di University of Chicago yang diminta berpuasa selama tujuh hari. Hasilnya menunjukkan bahwa kewaspadaan mental mereka meningkat dan progres mereka dalam berbagai penugasan pun bernilai baik.

11. Meningkatkan Performa Seksual
Berdasarkan sebuah hasil penelitian, puasa memang menurunkan nafsu seksual dan hormon testoteron. Akan tetapi, hal ini berlangsung sementara, setelah beberapa hari puasa justru produksi hormon testosteron meningkat pesat. Dan tentu saja performa seksual pun meningkat pesat.

12. Keseimbangan Anabolisme Dan Katabolisme

Berbeda dengan fenomena kelaparan yang dapat mengganggu kesehatan, menahan lapar saat puasa Ramadhan memiliki manfaat berupa menyeimbangkan anabolisme dan katabolisme dalam tubuh. Keseimbangan kedua hal ini akan membantu asam amino dan zat lainnya dalam peremajaan sel-sel.

Selama Ramadhan, asupan makanan sehat untuk sahur dan berbuka puasa akan membuat tubuh tetap memproduksi protein esensial lainnya seperti albumin, globulin dan fibrinogen. Lain halnya bila Anda mengalami kelaparan atau starvasi jangka panjang, tubuh akan mengalami penumpukan lemak dalam skala besar sehingga berisiko terkena sirosis hati.

13. Tidak Mengakibatkan Pengasaman Dalam Darah

Suatu penelitian tentang puasa dalam islam menunjukkan bahwa selama berpuasa, asam amino teroksidasi dengan pelan dan zat keton tidak meningkat dalam darah. Dengan demikian, puasa tidak akan mengakibatkan pengasaman dalam darah.

Penelitian lain juga memperlihatkan tidak adanya perbedaan jumlah retikulosit, volume sel darah merah serta rata-rata konsentrasi hemoglobin (MCH, MCHC) antara orang berpuasa dengan orang yang tidak menjalankan puasa.

14. Memperbaiki Dan Merestorasi Fungsi Dan Kinerja Sel

 Saat Anda berpuasa, dalam tubuh akan terjadi perubahan dan konversi masif asam amino yang terakumulasi dari makanan. Nah, sebelum didistribusikan ke seluruh tubuh, akan terjadi format ulang. Hal ini memberikan kesempatan tunas sel baru untuk memperbaiki dan merestorasi fungsi dan kinerjanya.

Pola makan sehat saat puasa dapat mensuplai asam lemak dan asam amino penting melalui makan sahur dan berbuka. Dengan demikian, terbentuklah tunas-tunas protein , lemak, fosfat, kolesterol dan lainnya untuk membangun sel baru serta membersihkan sel lemak yang menggumpal di dalam hati.

Perlu Anda ketahui, jumlah sel mati dalam tubuh mencapai 125 juta perdetik, namun yang lahir dan meremaja lebih banyak lagi. Oleh karena itu, sangat disarankan mengkonsumsi makanan dan minuman bergizi seimbang selama puasa Ramadhan atau pun Senin - Kamis.

15. Menurunkan Berbagai Hormon Sebagai Salah Satu Rahasia Hidup Jangka Panjang
hidup sehat jangka panjang
Ilustrasi hidup sehat jangka panjang
Penelitian dalam bidang endokrinologi menunjukkan bahwa pola makan saat puasa yang bersifat rotatif menjadi beban dalam asimilasi makanan di dalam tubuh. Keadaan ini berakibat pada penurunan pengeluaran hormon sistem pencernaan dan insulin dalam jumlah besar. Penurunan hormon tersebut termasuk salah satu rahasia hidup jangka panjang.

16. Bermanfaat Dalam Pembentukan Sperma

Puasa ternyata dapat bermanfaat meningkatkan kesuburan laki-laki / pria. Sebuah penelitian pada hormon testoteron, prolaktin, lemotin, dan hormon stimulating folikel (FSH), ternyata menunjukkan hasil akhir bahwa puasa berperan dalam pembentukan sperma melalui perubahan hormon hipotalamus-pituatari testicular dan pengaruh kedua testis.

17. Peningkatan Komunikasi Psikososial Dengan Sesama Manusia
interaksi sosial
Ilustrasi interaksi sosial
Orang yang berpuasa akan mengalami peningkatan komunikasi dengan Allah dan sesama manusia. Kualitas dan kuantitas ibadah cenderung meningkat selama bulan Ramadhan termasuk komunikasi sosial dengan sesama manusia baik keluarga, saudara dan tetangga. Hal ini akan membuat jiwa merasa lebih aman, teduh, senang, gembira, puas serta bahagia sehingga jasmani pun ikut sehat.

18. Menurunkan Adrenalin

Orang yang sedang puasa, cenderung memiliki keadaan psikologis yang tenang, teduh dan tidak dipenuhi rasa amarah. Hal ini ternyata dapat menurunkan adrenalin. Ketika seseorang marah, akan terjadi peningkatan jumlah adrenalin sebesar 20-30 kali lipat.

Perlu Anda ketahui, Adrenalin ini akan memperkecil kontraksi otot empedu, menyempitkan pembuluh darah perifer, meluaskan pembuluh darah koroner, meningkatkan tekanan darah arterial dan menambah volume darah ke jantung dan jumlah detak jantung. Adrenalin juga menambah pembentukan kolesterol dari lemak protein berkepadatan rendah.

Nah, berbagai hal efek adrenalin tersebut ternyata dapat meningkatkan resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya. Jadi, dengan menurunnya adrenalin saat puasa maka Anda akan terhindar dari risiko penyakit-penyakit tersebut.

19. Pengaruh Pada Ibu Hamil Dan Janin
wanita hamil
Ilustrasi wanita hamil
Terdapat sebuah penelitian tentang puasa pada ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok tidak hamil dan tidak menyusui di perkampungan Afika Barat. Ternyata dalam penelitian tersebut disimpulkan tidak terdapat perbedaan kadar glukosa serum, asam lemak bebas, trigliserol, keton, beta hidroksi butirat, alanin, insulin, glucagon dan hormon tiroksin.

Penelitian serupa lainnya juga dilakukan di Departemen Obstetri dan Ginekologi dari Gaziantep University Hospital terhadap 36 wanita sehat dengan kehamilan tanpa komplikasi berturut-turut dari 20 minggu atau lebih, yang berpuasa selama bulan Ramadhan.

Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi efek Ramadan pada janin, pengukuran Doppler ultrasonografi dalam peningkatan diameter biparietal janin (BPD), peningkatan panjang tulang paha janin (FL), meningkatkan berat badan diperkirakan janin (EFBW), profil biofisik janin (BPP), indeks cairan amnion (AFI), dan rasio arteri umbilikalis sistol / diastol (S / D) rasio.

Selain itu, kortisol serum ibu, trigliserida, kolesterol total, low-density lipoprotein (LDL), high density lipoprotein (HDL), very Low density lipoprotein (VLDL), dan LDL / HDL rasio juga dievaluasi sebelum dan sesudah Ramadhan.
Hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan yang ditemukan antara kedua kelompok untuk usia janin, berat badan ibu, perperkiraan kenaikan berat badan janin (EFWG), BPP janin, AFI, dan rasio arteri umbilikalis S / D. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa puasa pada ibu hamil dan menyusui sebenarnya tidak mengganggu kesehatan si ibu hamil atau pun Janin.

Namun, dalam islam ada beberapa orang yang diberi keringanan untuk tidak berpuasa karena beberapa hal, termasuk ibu hamil. Untuk masalah orang yang mendapatkan keringanan puasa, lebih jelasnya Anda dapat bertanya kepada ustadz yang Anda percayai.

20. Pengaruh Pada Hormon Virgisteron

Bukan hanya baik untuk reproduksi pria, puasa juga bisa meningkatkan kesuburan pada wanita lho. Suatu penelitian memperlihatkan bahwa saat berpuasa, pada tubuh wanita tidak terjadi gangguan pada hormon virgisteron saat. Tetapi, 80% populasi penelitian menunjukkan penurunan hormon prolaktin.

Penelitian ini memberikan harapan baru bagi penderita infertilitas atau kemandulan wanita yang disebabkan peningkatan hormon prolaktin. Sehingga saat puasa, wanita tetap berpeluang besar untuk tetap pada kondisi subur.

21. Membersihkan Kulit

Bukan hanya bermanfaat bagi kesehatan, puasa juga memiliki khasiat dalam bidang kecantikan. Puasa berfungsi sebagai proses detoksifikasi, yaitu proses pembersihan racun di dalam tubuh manusia. Selama Anda berpuasa, racun pada tiap-tiap sel akan dibersihkan secara perlahan-lahan sehingga kulit tampak bersih dan cerah bercahaya.

22. Membuat Awet Muda
awet muda
Ilustrasi awet muda
Anda mungkin merasa khawatir jika saat puasa kulit akan terlihat kusam dan kering karena kurangnya suplai nutrisi. Namun, rasa kuatir tersebut harus segera dihilangkan, karena puasa ternyata mempercepat proses regenerasi sel tubuh, termasuk kulit. Sel-sel kulit yang lama akan segera digantikan dengan sel baru sehingga wajah Anda akan tampak awet muda dan segar.

23. Menghilangkan Jerawat
jerawat di wajah
Ilustrasi jerawat di wajah
Puasa termasuk salah satu cara menghilangkan jerawat secara alami dari dalam tanpa melalui penggunaan masker wajah. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa puasa bisa mendetoksifikasi / mengeluarkan racun dalam tubuh.

Jika Anda melakukan puasa dengan baik dan maksimal sesuai tuntunan agama islam, maka wajah Anda pun bisa sembuh dan bersih dari jerawat. Imbangi dengan minum air putih dan konsumsi makanan pencegah jerawat saat sahur dan buka puasa.

24. Mempercantik Kuku dan Rambut

Setiap sel tubuh baik kulit, kuku dan rambut akan mengalami regenerasi. Pada awal-awal puasa, mungkin rambut Anda akan terlihat kusam, namun setelah rutin berpuasa maka rambut pun akan mengkilap kembali seperti semula bahkan lebih sehat. Mengapa? Hal ini tentu karena sel-sel kuku dan rambut Anda beregenerasi dengan cepat selama puasa.

Apalagi jika Anda dapat menjaga pola makan dengan mengkonsumsi makanan sehat untuk rambut dan minum air putih yang cukup. Kuku dan rambut Anda akan tumbuh kembali dengan indah dan cantik. Gak percaya? Coba aja menjalankan puasa Ramadhan, puasa sunah Senin - Kamis atau Puasa Daud secara rutin.

25. Menumbuhkan “Inner Beauty”
Inner Beauty
Ilustrasi "Inner Beauty" / Kecantikan Dari Dalam Tubuh (Foto :  suryadeluxe)
Tampil cantik memang hampir selalu menjadi dambaan setiap wanita. Yang perlu Anda ketahui, cantik itu tak harus terlihat dari luar. Pancaran "inner beauty" dari dalam tubuh dan jiwa Anda justru akan membuat kecantikan itu tampak sempurna.

Puasa mengajarkan kepada Anda untuk menahan diri dari beragam nafsu makan dan emosi sehingga kesabaran dan keikhlasan dapat terwujud. Melalui puasa, Anda akan tampak lebih cerah dan ceria karena selalu berbuat baik. Hal ini akan menumbuhkan kecantikan dari dalam tubuh, bukan sekedar cantik fisik saja.

Berkah kesehatan yang dijanjikan dalam berpuasa ternyata bukan sekedar teori dan opini. Berbagai kajian ilmiah melalui jurnal penelitian medis telah menunjukkan bahwa ternyata puasa sebulan penuh saat bulan Ramadhan bermanfaat sangat luar biasa bagi tubuh manusia. Manfaat puasa bagi kesehatan sebagian telah terbukti secara ilmiah.

Wajar saja, bahwa puasa adalah saat yang paling dinantikan oleh kaum muslim karena memang terbukti secara ilmiah menjanjikan berkah dan mukjizat atau manfaat dalam kesehatan manusia. Sekian info kesehatan singkat tentang manfaat puasa bagi kesehatan tubuh manusia yang mengagumkan, semoga bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "25 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Organ Tubuh Dan Kecantikan Kulit Wajah Hingga Rambut"

Post a Comment