15 Sayuran Yang Sehat Dan Paling Baik Untuk Ibu Hamil Muda / Hamil Tua

Sayuran Untuk Ibu Hamil - Inilah daftar lengkap sayuran yang sehat dan paling baik untuk ibu hamil muda / hamil tua. Asupan gizi selama masa kehamilan sangatlah penting diperhatikan agar janin dalam kandungan terjaga kesehatannya hingga lahir.

Sayuran merupakan salah satu makanan sehat untuk ibu hamil yang penting dikonsumsi dari trimester pertama. Hal ini karena sayuran mengandung nutrisi penting bagi pertumbuhan bayi dan juga diperlukan oleh ibu hamil. Namun, tidak semua sayuran bagus dimakan oleh ibu hamil, oleh karena itu Anda harus pandai dalam memilihnya.
sayuran untuk ibu hamil
Ilustrasi sayuran untuk ibu hamil
Nah, kira-kira sayuran apa saja ya yang baik dikonsumsi selama periode kehamilan? Yuk, simak ulasan Nuansa Pagi berikut, mulai dari brokoli, sayuran hijau, kacang-kacangan, hingga umbi-umbian, dilansir dari berbagai sumber.

Daftar Sayuran Yang Sehat Dan Paling Baik Untuk Ibu Hamil Muda / Hamil Tua

1. Brokoli
Brokoli
Brokoli
Sayuran pertama yang baik dikonsumsi oleh ibu hamil adalah brokoli. Kandungan kalsium dan folat didalamnya dapat membantu pertumbuhan otak bayi. Brokoli juga kaya akan beta karoten, indoles, dan isotiosianat sebagai zat proteksi dari kanker.

Agar kandungan vitamin, mineral, dan nutrisi lain dalam brokoli tidak berkurang banyak, maka Anda perlu memperhatikan cara mengolahnya. Diamkan brokoli selama kurang lebih 5 menit setelah dipotong, baru kemudian Anda masak dengan cara ditumis atau direbus.

Waktu memasaknya pun jangan terlalu lama agar kandungan nutrisi di dalamnya tak hilang. Oya, sebelum dipotong-potong sebaiknya brokoli dibersihkan terlebih dahulu dengan air bersih mengalir agar pestisida atau pun bakteri yang menempel ikut terbawa aliran air sehingga tetap higienis.

2. Bayam
Bayam
Bayam
Konsumsi sayuran hijau seperti bayam sangat dianjurkan selama masa kehamilan. Mengapa? Tentu saja karena bayam mengandung sejumlah nutrisi penting bagi ibu hamil dan janin dalam kandungannya. Bayam kaya akan asam folat untuk pembentukan tabung syaraf bayi pada masa awal kehamilan.

Kandungan zat besi, kalsium, dan vitamin K dalam bayam dapat membantu proses pembentukan sel-sel darah merah sehingga akan mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil. Bayam juga mengandung vitamin A dan C yang dapat menunjang kesehatan ibu hamil (baca : bumil).

Vitamin A dalam bayam berperan penting dalam meningkatkan metabolisme Ibu dan menjaga berat badan bayi agar tetap normal. Manfaat bayam untuk ibu hamil lainnya yaitu mengurangi rasa nyeri selama kehamilan, membantu pertumbuhan paru-paru janin, dan menurunkan tekanan darah.

Untuk melengkapinya, Anda juga bisa mengkonsumsi buah untuk ibu hamil sebagai selingan / camilan seperti alpukat, jeruk, pisang, apel, dan lainnya. Agar lebih jelas, Anda bisa membaca artikel lain di blog ini tentang manfaat bayam bagi kesehatan tubuh.

3. Tomat
Tomat
Tomat
Tomat memiliki kandungan vitamin C yang lumayan tinggi. Selain berguna sebagai pencegah sariawan, vitamin C ternyata bisa membantu penyerapan zat besi oleh tubuh. Tomat juga kaya akan asam folat, dalam secangkir tomat terdapat sekitar 48 mcg asam folat. Asam folat sangatlah dibutuhkan selama periode kehamilan.

Manfaat tomat untuk ibu hamil selanjutnya adalah meningkatkan kekebalan. Tomat mengandung likopen (Lycopene) yang berperan sebagai anti oksidan alami, mencegah timbulnya penyakit jantung atau kanker, dan menekan kolestrol jahat.

Kandungan protein dalam tomat berguna dalam pembentukan sel darah, cairan ketuban, sel otak, dan sel antibodi. Ibu hamil juga dapat memperoleh manfaat tomat lainnya seperti mengatasi masalah pencernaan, kram, atau pun tekanan darah rendah

4. Kacang Polong / Kacang Ercis
Kacang Polong
Kacang Polong
Kacang Polong atau Kacang Ercis termasuk sayuran yang populer di kawasan benua Eropa. Biasanya, jenis kacang-kacangan ini digunakan dalam salad atau sup. Nah, ternyata kacang polong memiliki sejumlah nutrisi yang baik untuk ibu hamil lho.

Kacang polong merupakan sumber protein nabati yang mudah dicerna. Asupan protein selama kehamilan sangatlah penting guna mengatasi masalah kelelahan. Kandungan vitamin K dalam kacang polong dapat menjaga kesehatan tulang dan serat di dalamnya akan memperlancar buang air besar.

5. Kacang Lentil
Kacang Lentil
Kacang Lentil
Seperti halnya sayuran kacang-kacangan pada umumnya, kacang lentil kaya akan asam folat, zat besi, protein, dan serat. Zat gizi tersebut sangat diperlukan oleh ibu hamil agar kesehatan dirinya dan janin tetap terjaga. Serat misalnya, akan membantu mencegah konstipasi / susah buang air besar serta wasir. Untuk menikmati kacang lentil, Anda dapat mengolahnya sebagai campuran salad atau pun sup.

6. Kacang Merah
Kacang Merah
Kacang Merah
Satu lagi jenis tanaman kacang-kacangan yang direkomendasikan untuk ibu hamil, yaitu Kacang Merah. Ada banyak manfaat kacang merah untuk kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan. Misalnya saja, kandungan asam amino esensial di dalamnya dapat meningkatkan daya tahan tubuh dalam melawan penyakit atau pun infeksi selama kehamilan.

Konon kabarnya, dalam setengah cangkir kacang merah setidaknya terdapat 115 mcg asam folat. Dengan demikian, kacang ini bisa digunakan sebagai salah satu sumber asam folat selama periode kehamilan. Kacang Merah juga kaya akan zat besi untuk membantu proses pembentukan hemoglobin.

Kandungan seratnya akan bisa mengatasi masalah pencernaan selama kehamilan seperti sambelit, mual-mual, atau pun kelebihan gas. Sementara itu, mineral tembaga dan magnesium dalam kacang merah berperan dalam menjaga kesehatan sendi, otot, pembuluh darah, saraf, hingga meningkatkan kerja enzim.

7. Kol / Kembang Kol
Kol Kubis
Kol atau Kubis
Kol / Kembang Kol atau yang biasa disebut kubis memiliki kandungan zat gizi penting bagi ibu hamil. Satu cangkir kembang kol mengandung sekitar 55 mcg asam folat. Seperti yang dibahas sebelumnya, bahwa asam folat sangatlah diperlukan oleh ibu hamil agar pertumbuhan janin sempurna.

Kol juga kaya akan vitamin A, B, C, E, K, dan mineral seperti zinc, magnesium, sodium hingga fosfor yang bermanfaat untuk perkembangan sel janin. Namun, ada beberapa pertanyaan yang sering muncul yaitu "Ibu hamil boleh makan kol gak?" Jawabannya tentu saja boleh, asalkan dimasak terlebih dahulu secara higienis dan tidak berlebihan dalam memakannya.

Hindari makan kol mentah karena akan memiliki resiko berbahaya bagi ibu hamil. Kol mentah biasanya mengandung pestisida, hewan atau telur hewan kecil pembawa penyakit tertentu. Sebelum dimasak, cucilah kol dengan air bersih mengalir, ambil bagian dalam kol dan buang bagian luarnya. Akan lebih baik lagi jika Anda memakai kol organik sehingga terbebas dari zat kimia pestisida.

8. Kale
Kale
Kale (Foto : Evan-Amos)
Tak diragukan lagi, kale termasuk salah satu superfood yang kaya akan vitamin, mineral, dan fitonutrien. Ibu hamil dapat mengkonsumsinya untuk menambah asupan gizi dalam tubuh asal tidak berlebihan. Beberapa manfaat sayur kale antara lain mencegah anemia, membuat jantung sehat, sumber vitamin K, dan baik untuk kesehatan kulit / rambut.

Namun, bagi ibu hamil penderita tiroid harus menghindari sayuran kale. Mengapa kale berbahaya? Hal ini tentu karena kale mengandung glucosinolate yang bisa memperbesar kelenjar tiroid. Kale juga tidak dianjurkan bagi penderita kelenjar getah bening atau batu ginjal karena mengandung oksalat. Jadi, jika si ibu hamil punya resiko ketiga penyakit tersebut, sebaiknya menghindari konsumsi kale.

9. Labu
Labu Siam
Labu Siam (Foto : Sakurai Midori)
Labu biasanya di gunakan sebagai lalapan, sayur lodeh, oseng-oseng, sayur asam, atau dibuat kolak. Sayuran berjenis buah ini kaya akan serat, kadarnya mencapai 1,7 g per 100 g. Serat memiliki khasiat yang baik bagi sistem pencernaan ibu hamil.

Labu Kuning Oranye
Ilustrasi Labu Kuning atau Oranye
Kadar asam folat pada buah labu, khususnya labu siam lumayan tinggi , yaitu 93 mkg per 100 g sehingga bagus dikonsumsi selama kehamilan. Labu juga banyak mengandung kalium untuk mengendalikan tekanan darah, terapi darah tinggi, dan membersihkan karbondioksida di dalam darah.

10. Wortel
Wortel
Wortel
Wortel merupakan sayuran umbi-umbian yang kaya akan beta caroten (pro vitamin A), dimana di dalam tubuh zat tersebut akan diubah menjadi vitamin A. Selain itu, wortel juga mengandung asam folat lumayan banyak. Secara umum, manfaat wortel untuk ibu hamil antara lain :
  • Meningkatkan daya tahan tubuh ibu hamil dan janin dalam kandungan.
  • Membantu perkembangan janin.
  • Mencegah peningkatan kadar gula darah.
  • Mencegah anemia.
11. Asparagus
Asparagus
Asparagus
Ada beberapa manfaat Asparagus untuk ibu hamil, diantanya adalah sebagai sumber asam folat. Dalam 1 cangkir asparagus mengandung sekitar 79 mcg asam folat. Biasanya, sayuran ini dihidangkan dihidangkan dalam keadaan dikukus setangah matang sehingga nutrisi di dalamnya masih terjaga dengan baik.

Asparagus juga dikenal memiliki khasiat berupa "efek diuretik". Dengan efek diuretik, asparugus mampu mendetoksifikasi tubuh dan mengusir semua racun yang dapat membahayakan kesehatan ibu hamil beserta janin. Selain dikukus, Anda bisa mengolah sayuran asparagus dengan cara ditumis atau diolah menjadi sup yang lezat.

12. Kentang
Kentang
Kentang
Asupan zat gizi lengkap selama masa kehamilan sangatlah penting, termasuk karbohidrat. Nah, bila ibu hamil tidak terlalu suka nasi, mungkin kentang bisa menjadi salah satu sumber karbohidrat alternatif. Akan tetapi, ibu hamil harus selalu membatasi jumlahnya agar tak berlebihan. Anda bisa mengkonsumsi kentang dalam porsi kecil setiap dua hari sekali agar kesehatan tetap terjaga.

13. Almond
Kacang Almond
Kacang Almond
Dari beberapa sumber yang saya baca, ternyata kacang almond termasuk makanan sehat yang direkomendasikan untuk ibu hamil. Dengan catatan, mengkonsumsinya dalam jumlah wajar, tidak berlebihan. Kacang almond dipercaya bisa mengurangi risiko alergi terhadap calon bayi.

Kacang almond kaya akan vitamin E yang baik untuk kulit dan rambut bayi. Kandungan seratnya dapat membantu ibu hamil dalam memerangi sambelit. Tak hanya itu, kacang almond juga sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang janin karena mengandung kalsium.

14. Bit
sayuran buah bit
Ilustrasi sayuran buah bit
Bit atau lebih dikenal dengan nama buah bit merupakan sayuran berwarna merah keunguan mirip kentang atau ubi. Kandungan gizinya yang cukup lengkap membuat bit cocok dikonsumsi oleh ibu hamil. Sayuran ini kaya akan asam folat, vitamin C dan zat besi sehingga dipercaya dapat melindungi janin dari cacat lahir dan meningkatkan kadar sel darah merah selama kehamilan.

Bit juga bisa membantu mengangkat racun dalam tubuh serta melancarkan pencernaan pada ibu hamil. Anda dapat mengkonsumsi bit sebagai campuran salad, sup krim atau campuran jus buah dan sayuran. Namun, pastikan jumlah bit yang dimakan tidak berlebihan.

Meskipun kaya akan nutrisi, bit tidak direkomendasikan bagi ibu hamil penderita batu ginjal. Hal ini karena buah bit mengandung senyawa oksalat yang bisa memicu munculnya batu ginjal. Jika mengkonsumsi bit secara berlebihan akan menyebabkan tinja dan urine berwarna merah.

15. Okra
Okra
Sayuran Okra
Sayuran sehat yang satu ini, mungkin kurang familiar dikalangan orang Indonesia. Jika dilihat secara sepintas, okra mirip dengan sayur oyong. Okra terkenal sebagai salah satu makanan yang bagus untuk ibu hamil. Kandungan serat di dalamnya berguna sekali dalam mengatasi masalah sambelit saat hamil.

Dalam satu cangkir okra, terdapat kurang lebih 37 miligram asam folat. Wanita hamil sangat dianjurkan mengkonsumsi sayuran yang mengandung asam folat agar terhindar dari risiko cacat lahir pada bayi. Okra juga kaya akan vitamin C untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, mengurangi masalah hipertensi dan kardiovaskular selama kehamilan.

Demikianlah sekilas info kesehatan tentang beberapa sayuran yang baik untuk ibu hamil dan janin dalam kandungannya. Perlu saya ingatkan sekali lagi, Anda harus mencuci terlebih dahulu sayuran yang akan dimasak memakai air bersih mengalir guna membersihkan pestisida, kotoran, atau pun bakteri. Hindari konsumsi sayuran mentah dan konsumsilah dalam jumlah wajar / tidak berlebihan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "15 Sayuran Yang Sehat Dan Paling Baik Untuk Ibu Hamil Muda / Hamil Tua"

Post a Comment