Home » Kesehatan Tubuh » 11 Gejala Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 Yang Wajib Diwaspadai

11 Gejala Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 Yang Wajib Diwaspadai

Gejala Diabetes Melitus Tipe 2  – Ada berbagai gejala penyakit diabetes melitus tipe 2 yang wajib diwaspadai dan dapat kita kenali sejak awal. Penyakit diabetes tipe 2 adalah penyakit yang perkembangannya berjalan lambat dibanding penyakit kronik lainnya. Perjalanan penyakit ini bisa terjadi selama berbulan-bulan, bahkan tahunan. Gejalanya pun muncul secara bertahap, hingga kadang sulit dideteksi. Oleh karena itu, Anda wajib waspada mengamati gejala penyakit diabetes ini.

Jumlah penderita diabetes melitus tiap tahun terus meningkat. Coba Anda perhatikan, pasti ada keluarga, teman, atau kenalan yang punya penyakit ini. Diabetes melitus atau diabetes tipe dua adalah penyakit yang sangat terkait dengan gaya hidup, yakni pola makan, olahraga, kegemukan, dan pola tidur. Baik pria atau pun wanita sama-sama punya resiko terkena penyakit ini.

Karateristik diabetes tipe dua yang cenderung berjalan lambat sebenarnya bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi kita agar lebih waspada terhadap penyakit ini. Selain rutin melakukan pemeriksaan gula darah, ada beberapa gejala awal diabetes melitus yang perlu kita waspadai. Apa saja kira-kira? Yuk simak gejala penyakit diabetes melitus tipe 2 berikut yang dilansir dari laman health.kompas.com.

Tanda Dan Gejala Awal Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 Yang Harus Diwaspadai

1. Cepat Haus

Cepat-Haus

Cepat Haus (Foto : borneoinfo11.blogspot.com)

Gejala awal penyakit diabetes melitus tipe 2 yang pertama adalah cepat merasa haus. Polidipsia adalah kondisi dimana seseorang merasakan haus yang berlebihan dan seringkali merupakan gejala awal diabetes melitus. Terkadang seseorang akan merasa kering di daerah dalam mulut.

Namun, gejala seperti ini tidak berarti seseorang pasti menderita diabetes karena orang yang melakukan aktivitas berat dan cuaca panas juga bisa membuat kita gampang haus. Namun, waspadai jika Anda masih tetap haus bahkan setelah banyak minum. Gampang haus terjadi karena kadar gula berlebih dalam darah menyerap air terus menerus dari jaringan sehingga membuatnya dehidrasi.

2. Banyak Buang Air Kecil

sering-buang-air-kecil

Sering buang air kecil (Foto : solusisehatku.com)

Banyak minum berarti sering juga buang air kecil. Lebih sering buang air dari biasanya dan volume air seni yang abnormal dinamakan poliuria. Orang dewasa normalnya mengekskresikan satu sampai dua liter air seni setiap harinya.

Jangan remehkan kondisi selalu ingin buang air kecil, terutama di malam hari. Dehidrasi parah akibat sering kencing dapat memengaruhi fungsi ginjal. Sering buang air kecil dalam jumlah yang berlebih termasuk salah satu tanda-tanda gejala diabetes tipe 2.

3. Cepat Lapar

cepat-lapar

Cepat Lapar (Foto : catholicfriedrice.com)

Poliphagia adalah kondisi dimana seseorang mengalami rasa lapar yang berlebih dan merupakan satu dari tiga gejala penyakit diabetes yang utama. Kurangnya insulin untuk memasukkan gula ke sel membuat otot dan organ melemah dan tubuh kehabisan energi. Otak akan mengira kurang energi itu karena kurang makan sehingga tubuh berusaha meningkatkan asupan makanan dengan mengirimkan sinyal lapar.

4. Penurunan Berat Badan

Penurunan-Berat-Badan

Penurunan Berat Badan (Foto : theatlantic.com)

Walau nafsu makan meningkat, penderita diabetes dapat mengalami penurunan berat badan, bahkan sangat drastis. Menjelang dewasa, berat badan manusia cenderung stabil dari tahun ke tahun. Turun atau naik 1-2 kilo adalah lazim, tapi berhati-hatilah bila perubahannya sampai 5 persen dari berat badan.

Karena kemampuan metabolisme glukosa terganggu, tubuh akan menggunakan apapun lain sebagai ‘bahan bakar’, misalnya otot dan lemak sehingga orang akan tampak kurus. Hal ini lah yang menjadikan penurunan berat badan sebagai salah satu gejala penyakit diabetes tipe 2.

5. Rasa Lelah Dan Lemah Yang Tidak Biasa

lelah

Lelah (Foto : Shutterstock/Sergey Mironov)

Kekurangan gula akan menyebabkan kekurangan energi. Kerja tubuh akan melambat dan malah membakar otot atau lemak selama beraktivitas. Tak heran jika rasa lelah dan lemah sering menghantui penderita diabetes melitus. Ini merupakan salah satu gejala penyakit diabetes melitus tipe 2 yang wajib Anda ketahui dan waspadai.

Baca Juga : Gejala Diabetes Pada Anak Yang Sering Tak Disadari

6. Pandangan Kabur

Pandangan-Kabur

Pandangan Kabur (Foto : ahlinyadiabetes.com)

Gula darah yang terlalu tinggi akan mengambil cairan dari tubuh, bahkan cairan dalam lensa mata! Dehidrasi jenis ini akan memengaruhi kemampuan berkonsentrasi dan berakhir pada kehilangan penglihatan total bila tidak dirawat dalam jangka waktu yang lama. Bila pandangan mata Anda kabur tanpa sebab yang jelas, segeralah cek gula darah Anda siapa tahu merupakan gejala awal penyakit diabetes.

7. Pemulihan Luka Yang Lama Atau Sering Infeksi

luka-lama-sembuh

Ilustrasi luka yang lama sembuhnya (Foto : deherba.com)

Gejala yang timbul pada penyakit diabetes melitus tipe 2 bisa berupa penurunan kemampuan tubuh untuk menyembuhkan luka atau melawan infeksi. Luka yang butuh berminggu-minggu untuk pulih berpotensi terkena infeksi dan membutuhkan pengobatan medis. Bila Anda sering mengalami ini, waspadalah akan penyakit di baliknya, siapa sangka termasuk gejala penyakit diabetes.

8. Warna Kulit Gelap

kulit-gelap

Ilustrasi kulit gelap di lipatan leher (Foto : health.liputan6.com)

Penderita diabetes tipe 2 memiliki bercak gelap, kulit lembek dan lipatan di badannya. Kondisi ini bernama acanthosis nigricans. Biasanya bercak dan lipatan ini terdapat di daerah ketiak dan sekitar leher. Kondisi ini juga menandakan gangguan insulin yang dapat diartikan sebagai gejala penyakit diabetes.

Menurut dokter kulit Sanjiv Saini, kadar insulin yang tinggi memicu pertumbuhan sel kulit dan melanin sehingga mengakibatkan adanya bercak hitam. Kondisi ini bisa menandakan kadar gula darah yang melebihi normal. Walau faktor genetik juga bisa menyebabkan perubahan pada kulit yang disebut acanthosis nigrican.

9. Gatal-gatal

gatal-gatal

Ilustrasi gatal-gatal (Foto : Shutterstock / Kompas.com)

Diabetes akan berpengaruh pada sirkulasi darah, sehingga terkadang menyebabkan kulit menjadi kering dan gatal. Sebagai salah satu gejala penyakit diabetes melitus tipe 2, biasanya rasa gatal itu terutama dirasakan di bagian tangan, kaki, dan telapak kaki.

10. Pendengaran Terganggu

gangguan-pendengaran

Ilustrasi gangguan pendengaran (Foto : hidupsehat.pinginsehat.info)

Jika akhir-akhir ini Anda merasa harus menambah volume suara di televisi menjadi lebih tinggi, atau meminta orang lain mengulang perkataannya karena terdengar kurang jelas, mungkin Anda perlu mengecek kadar gula darah. Bisa jadi, hal ini termasuk salah satu gejala penyakit diabetes.

Orang yang kadar gula darahnya tinggi tapi belum masuk kriteria diabetes cenderung mengalami gangguan pendengaran. Para ahli menjelaskan, diabetes merusak pembuluh darah dan saraf di telinga bagian dalam. Jadi, waspadalah jika Anda mengalami gangguan pendengaran akhir-akhir ini tanpa sebab yang jelas.

11. Mendengkur

mendengkur

Ilustrasi mendengkur (Foto : amazine.co)

Hampir separuh orang yang menderita diabetes melitus mengalami gangguan napas saat tidur. Hal itu ditandai dengan suara mengorok saat tidur dan mudah mengantuk di siang hari.

Waspadalah terhadap penyakit yang satu ini, lebih baik mencegah dari pada mengobati. Jika Anda mengalami salah satu gejala penyakit diabetes melitus tipe 2 yang tersebut di atas, alangkah lebih baknya jika segera periksa kadar gula Anda ke dokter sekaligus untuk mengetahui gejala klinis penyakit ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>